Jakarta, 6 Mei 2024 — Hari ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier saya. Di tengah riuh rendah ibu kota, saya bersama rekan-rekan lainnya resmi dilantik menjadi Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) di lingkungan Kemendikbudristek. Perasaan syukur tak henti-hentinya mengalir. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni perpindahan jabatan, melainkan sebuah amanah besar untuk ikut serta mentransformasi kualitas pendidikan di Indonesia melalui inovasi teknologi.

Dalam prosesi yang khidmat, kami beruntung dapat mendengarkan langsung arahan dari Dirjen GTK, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Beliau menekankan bahwa peran PTP sangat krusial di era digital ini. “Saya berharap PTP yang baru dilantik dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi pembelajaran yang inovatif dan bermanfaat bagi dunia pendidikan,” ujar Prof. Nunuk. Kata-kata beliau menjadi pengingat bagi saya bahwa teknologi bukan hanya soal perangkat canggih, tapi tentang bagaimana teknologi tersebut bisa memberikan solusi nyata di ruang-ruang kelas.

Kebahagiaan hari ini terasa lengkap dengan kehadiran Kepala BGP Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Edward, M.Pd. Beliau mendampingi langsung pelantikan dua pegawai dari BGP Bangka Belitung. Rasa bangga yang beliau sampaikan menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk membawa perubahan positif sekembalinya kami ke daerah nanti.

Mungkin banyak yang bertanya, apa sebenarnya tugas seorang PTP? Singkatnya, kami adalah “arsitek” di balik teknologi pembelajaran. Fokus utama kami meliputi:

  1. Analisis Kebutuhan: Memetakan apa yang benar-benar dibutuhkan guru dan siswa.
  2. Pengembangan Inovasi: Merancang alat atau metode belajar yang efektif.
  3. Penerapan & Evaluasi: Memastikan teknologi tersebut berjalan baik dan berdampak positif.
  4. Edukasi: Melatih para pendidik agar fasih menggunakan teknologi dalam mengajar.

 

Menjadi PTP di bawah naungan Kemendikbudristek berarti harus siap berlari kencang. Saya berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, bereksperimen dengan metodologi baru, dan yang terpenting: selalu menempatkan kebutuhan siswa dan guru sebagai prioritas utama.

Terima kasih untuk keluarga, rekan kerja, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan ini. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih maju dan inklusif!

Salam PTPers!

Surat Tugas: https://gtk.short.gy/8QN9lN

One Response